Berikut Beberapa Peraturan Penerbangan Terbaru yang Harus Kamu Ketahui

Ketika hendak melakukan penerbangan sudah tidak asing lagi jika membawa bagasi ke dalam kabin pesawat. Setiap maskapai penerbangan ternyata memiliki peraturan tersendiri terkait dengan ukuran bagasinya. Akan tetapi selain ukuran bagasinya ternyata ada juga aturan lain yang harus dipahami oleh para penumpang pesawat. Aturan-aturan tersebut diantaranya jenis benda apa saja yang dilarang untuk dibawa masuk ke dalam pesawat. Hal ini diberlakukan sebagai alasan keamanan. Benda cair merupakan salah satu jenis benda yang dilarang untuk dibawa masuk ke dalam bagasi. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang peraturan penerbangan terbaru bisa dilihat dalam uraian berikut ini.

Peraturan Barang dan Kargo yang Diangkut Oleh Pesawat Udara Sipil

Berikut beberapa peraturan penerbangan sipil :

  1. Para penumpang di awak pesawat serta bagasi wajib untuk diperiksa sebelum masuk pada area steril dan area sisi udara
  2. Penumpang wajib melapor di perusahaan angkutan udara
  3. Nama yang tercantum di dalam tiket harus sesuai dengan nama yang ada di dalam identitas yang dimiliki oleh penumpang
  4. Penumpang transit serta transfer sebelumnya dilakukan pemeriksaan
  5. Pihak kabandara atau adbandara bisa melakukan pemeriksaan ketika berada di dalam pesawat
  6. 30 menit merupakan batas waktu untuk checking
  7. Pintu yang digunakan untuk lalu lintas selalu dijaga oleh petugas sekuriti dan ketika pintu tersebut tidak digunakan maka wajib untuk dikunci
  8. Petugas lainnya juga wajib ikut serta memberikan pengawasan dibawah perintah dari petugas sekuriti
  9. Jika ada penumpang yang ternyata membahayakan maka pihak angkutan udara bisa melakukan penolakan guna menjaga keselamatan penumpang lainnya
  10. Bagasi wajib diperiksa sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam tempat check in
  11. Bagasi wajib dilengkapi dengan identitas yang dimiliki oleh penumpang
  12. Petugas angkutan udara wajib menginformasikan kepada pihak kapten pesawat manakala ada beberapa bahan atau jenis bahan yang berbahaya yang akan diangkut di dalam pesawat udara
  13. Ketika barang berbahaya tersebut belum diangkut maka bahan berbahaya tersebut disimpan terlebih dahulu pada tempat penyimpanan yang secara khusus disediakan untuk menyimpan jenis barang berbahaya
  14. Ketika di dalam perjalanan ternyata terdapat kerusakan dibagian kemasan, label serta marka maka bahan yang masuk dalam kategori berbahaya tersebut secara terpaksa harus diturunkan
  15. Agen yang mengangkut serta mengurusi bahan yang berbahaya wajib mendapatkan pengesahan terlebih dahulu dari pihak angkutan udara

Peraturan Pengamanan Penerbangan Sipil

  1. Undang-Undang No. 15 Tahun 1992 terkait dengan penerbangan
  2. Keputusan dari mentri perhubungan No.14 pada tahun 1989 terkait dengan penertiban penumpang, barang serta kargo yang akan diangkut di dalam pesawat udara untuk sipil
  3. Keputusan dari Menteri Perhubungan No. 73 tahun 1996 mengenai pengamanan penerbangan sipil
  4. Surat keputusan dari Dirjen perhubungan udara No. SKEP/40/II/1995 terkait dengan petunjuk pelaksanaan KM No. 14 tahun 1989
  5. Surat keputusan dari dirjen perhubungan udara No. SKEP/12/1995 terkait dengan surat tanda kecakapan operator peralatan sekuriti serta petugas penumpang dan barang

Peraturan Penerbangan Internasional dan Domestik

  1. Peraturan membawa Liquid, Aerosol, Gel

Peraturan dalam membawa LAG untuk semua jenis penerbangan internasional yang ada di Indonesia sesuai dengan surat ICAO Nomor : AS 8/11-06/10 mengenai Recommended Security Control Guidelines for Screening LAGs di tanggal 6 Maret 2007 pemerintah Indonesia melalui direktorat jenderal perhubungan udara mengeluarkan SKEP/43/III/2007 mengenai peraturan dalam menangani cairan aerosol serta gel yang akan dibawa penumpang ke dalam kabin pesawat udara saat melakukan penerbangan internasional sebagai peraturan nasional.

Adanya pembatasan membawa benda cair ini juga berlaku untuk jenis penerbangan domestik. Akan tetapi meskipun demikian pemeriksaan akan lebih ketat untuk jenis penerbangan internasional. Peraturan keamanan ini direkomendasikan oleh ICAO guna mewaspadai aksi terorisme yang kerap kali memanfaatkan benda cair untuk melancarkan aksi terorismenya. Beberapa benda cair memiliki potensi untuk meledak. Berikut beberapa benda cair yang termasuk dalam LAG

– Minuman termasuk di dalamnya air mineral serta jus

– Saus makanan

– Deodorant dan parfum

– Body lotion. Krim, balsem, minyak angin

– Beberapa alat kosmetik seperti mascara serta lipgloss

– Beberapa bahan pasta termasuk pasta gigi bahkan selai roti juga masuk dalam kategori

– Spray serta foam seperti hairspray, shaving foam serta deodorant yang disemprotkan

– Jel yang digunakan untuk rambut serta shower gels

– Cairan yang digunakan untuk lensa kontak

– Beberapa benda lainnya yang mirip dengan cairan

  1. Cara Membawa Benda Cair ke Dalam Kabin Pesawat

Terkait dengan peraturan larangan untuk membawa benda cair ke dalam pesawat. Terdapat beberapa peraturan terkait dengan membawa cairan tersebut. adapun peraturan tersebut antara lain sebagai berikut:

– Jenis barang-barang LAG seperti minuman, krim, semprotan, gel serta pasta gigi harus tetap utuh didalam wadah dan boleh dibawa ketika kapasitasnya paling banyak 100 ml atau 100mg

-Ketika anda membawa benda cair dengan ukuran botol melebihi 100 ml maka botol tersebut akan ditahan meskipun isinya hanya tinggal sedikit hal ini dikarenakan botol hanya memiliki batas ukuran 100 ml.

– Tiap-tiap penumpang hanya diperbolehkan membawa kantong plastik sebanyak satu kantong saja dengan volume tidak lebih dari 1 liter dan dimensi juga tidak boleh lebih dari 20 cm X 20 cm.

Itulah beberapa peraturan penerbangan domestik, sipil dan intenasional. Semoga bermanfaat bagi kita semua