Fakta Dibalik Kehidupan Seorang Pilot

Pesawat terbang tidak akan bisa terbang tanpa adanya seorang pilot. Banyak orang yang bercita-cita menjadi pilot, tapi tidak semua orang bisa menjadi pilot. Tahapan yang dilalui untuk menjadi seorang pilot bukanlah sesuatu yang mudah. Untuk bisa mendaftar menjadi seorang pilot muda di suatu maskapai, seorang calon pilot muda harus memiliki lisensi seperti SPL (Student Pilot License), PPL (Privater Pilot License) dan CPL (Comercial Pilot License). Setelah memiliki ketiga lisensi tersebut, seorang calon pilot muda harus mendaftar pada suatu Maskapai agar bisa menjadi pilot. Calon pilot muda akan melalui beberapa seleksi, seperti psikotes, wawancara dan bahasa Inggris. Pilot muda yang berhasil melalui tahapan tersebut barulah bisa diterima di suatu maskapai penerbangan. Namun, bagaimanakah kehidupan pilot setelah resmi diterima di suatu maskapai penerbangan? Apakah segala sesuatunya jadi terlihat enak dan mudah? Karena banyak pendapat yang mengatakan bahwa pilot adalah salah satu profesi dengan penghasilan paling besar. Artikel ini akan mengulas fakta dibalik kehidupan seorang pilot.

Jenjang Karir Yang Jelas

Jenjang karir penerbangan pilot adalah dari second officer, first officer dan kapten pilot.

Second Officer (SO)

Jenjang awal karir penerbangan seorang pilot adalah second officer. Seseorang yang baru lulus dari sekolah penerbangan pasti memiliki pengalaman yang minim, sekalipun saat menempuh pendidikan di sekolah penerbangan, ia pernah belajar dan berlatih bagaimana cara menerbangkan pesawat. Karena masih minimnya pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, pihak penerbangan menempatkan seorang lulusan sekolah pilot pada bagian second officer. Second officer diizinkan untuk menerbangkan pesawat berukuran kecil. Second officer tidak diperbolehkan menerbangkan pesawat kecil sendirian. Ia harus didampingi oleh seorang kapten pilot. Lama waktu menjadi seorang second officer adalah 1 tahun. Penghasilan yang diperoleh oleh seorang second officer adalah sebesar 15 hingga 20 juta.

First Officer (FO)

Jenjang karir berikutnya setelah second officer adalah first officer. First officer dapat dikatakan sebagai co-pilot. Untuk naik ke jenjang first officer, seorang second officer harus memiliki lisensi ATPL (Airliner Transport Pilot License) dan MER (Multi-Engine Rating) terlebih dahulu. Seorang first officer sudah bisa menerbangkan pesawat komersiil, sekalipun masih harus didampingi seorang kapten pilot. First Officer dituntut untuk bisa membantu kapten dalam hal navigasi. First Officer dapat menggantikan seorang kapten, bila sang kapten pilot berhalangan hadir. Maka dari itu, first officer harus mempunyai kemampuan setara dengan kapten. Penghasilan yang diperoleh oleh seorang first officer adalah 30 hingga 40 juta.

Kapten Pilot

Komandan atau kapten pilot adalah jenjang yang akan ditempuh setelah melalui tahap second officer dan first officer. Lisensi yang dimiliki oleh seorang kapten pilot harus lengkap, mulai dari SPL, PPL, CPL,IR, ATPL, MER. Kapten pilot diperbolehkan menerbangkan pesawat dan penumpang sampai tujuan dengan selamat. Penghasilan yang diperoleh oleh seorang kapten pilot adalah sebesar 45 juta keatas.

Tidak Ada Jam Lembur untuk Profesi Pilot

Pilot tidak mengenal istilah lembur. International Civil Aviation Organization (ICAO) menegaskan pentingnya menjaga kebugaran seorang pilot. Pilot tidak boleh mengalami kelelahan saat menerbangkan pesawat, sehingga harus ada batasan jam terbang untuk seorang pilot. batasan jam terbang untuk pilot di Indonesia tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan No.28 Tahun 2013. Isi dari permenhub tersebut menjelaskan bahwa seorang pilot dan kopilot dilarang terbang secara berturut-turut lebih dari 9 jam dalam 1 hari. Seorang pilot dan kopilot juga tidak boleh terbang lebih dari 1050 jam tahun kalender, lebih dari 110 jam dalam bulan kalender dan lebih dari 30 jam dalam 7 hari yang berurutan. Operator penerbangan diminta untuk menuruti peraturan tersebut. Seorang pilot juga diminta untuk melakukan pengukuran durasi terbang sendiri.

Jam istirahat pilot pun diatur. Maskapai memberikan jam istirahat yang berbeda pada satu kota dengan kota lainnya. Contohnya,kota jakarta adalah kota dengan tingkat kemacetan yang tinggi, sehingga waktu istirahatnya lebih lama bila dibandingkan kota lain. Pilot senior sekaligus direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt Triyanto Moeharsono mengatakan pada suatu media online, bahwa kalau di Jakarta, waktu istirahat yang diberikan adalah 15 jam. Sedangkan, kalau di Bali, waktu istirahatnya 12 jam.

Aturan pembatasan jam kerja untuk seorang pilot bukan tanpa alasan. Seorang pilot wajib menjaga kondisi mereka, karena keselamatan penumpang bisa dikatakan ada di tangan seorang pilot. Selain itu, seorang pilot juga diwajibkan untuk mengikuti tes selama 6 bulan sekali, apabila ada seorang pilot yang gagal melalui tes tersebut, pilot itu tidak diperbolehkan menerbangkan pesawat selama 6 bulan sampai ia berhasil lolos tes kembali.

Bekerja sambil Menjelajahi Dunia

Pilot dan pramugari menghabiskan sebagian waktunya di atas pesawat. Kehidupan pramugari dan pilot terlihat menyenangkan karena mereka memiliki kesempatan untuk bekerja sambil menjelajahi dunia. Media sosial yang semakin menjamur memperlihatkan bagaimana kehidupan pilot dan pramugari di atas pesawat. Anda dapat mengintip berbagai aktivitas pilot dan pramugari dengan membuka akun media sosial anda seperti Instagram dan mencari tagar #crewlife. Anda akan melihat bagaimana seorang pilot australia sedang duduk di ruang kendali pesawat. Ada juga unggahan mengharukan melihat seorang pilot menyempatkan waktunya untuk beribadah di atas kokpit. Menurut salah seorang pramugari maskapai terkenal di Amerika pada suatu media online, media sosial adalah tempat menghilangkan stres, dan menjalin komunikasi antara pramugari lainnya di seluruh dunia.