Lowongan kerja dalam dunia penerbangan

Pilot merupakan profesi dengan tanggung jawab yang besar. Sama halnya dengan tanggung jawab besar yang diembannya, pilot juga profesi dengan gaji yang besar. Selain gaji yang besar, pilot bisa berkeliling dunia secara gratis dan memiliki pengalaman seru dan menegangkan. Tidak heran kalau profesi ini sangat diminati. Bahkan sekolah penerbangan yang biaya pendidikannya selangit pun menjadi favorit. Lowongan pilot pun akan selalu dicari.

Setelah lulus dari sekolah penerbangan, para lulusan dan calon pilot ini pun mencari pekerjaan yang sesuai dengan background pendidikan dan pengalaman mereka. Pilot yang telah memiliki lisensi penerbangan akan lebih mudah bekerja untuk penerbangan komersil. Untuk kamu ketahui, ada empat jenis lisensi dalam dunia penerbangan. Keempat jenis lisensi ini memiliki persyaratan tersendiri, dari mulai jam terbang yang harus memenuhi hingga pekerjaan yang boleh digeluti. Misalnya pilot yang memegang lisensi CPL bisa menerbangkan pesawat komersil atau pesawat berpenumpang.

Nah, untuk lebih jelasnya kami akan menjelaskan keempat lisensi yang dimiliki oleh pilot. Empat lisensi tersebut adalah:

  1. PPL (Private Pilot License)

Pilot yang memegang lisensi ini bisa menerbangkan pesawat mesin tunggal. Lisensi ini akan diberikan ketika sudah mencapai 60 jam pada jam terbangnya. Dengan lisensi ini, pilot bisa menerbangkan helikopter dan jet untuk keperluan wisata atau bisnis, dan hanya boleh pada siang hari. Lisensi ini tidak boleh digunakan untuk bekerja sebagai pilot yang membawa pesawat komersil.

  1. CPL (Commercial Pilot License)

Lisensi ini merupakan lisensi lanjutan dari PPL yang didapatkan setelah melalui 200 jam terbang. Dengan lisensi ini, pilot bisa menerbangkan pesawat komersial dan membawa penumpang. Lisensi ini juga bisa digunakan untuk bekerja di maskapai penerbangan. Namun jam terbang dan jarak tempuh dibatasi. Misalnya hanya boleh pada siang hari.

  1. IR (Instrument Rating)

Lisensi ini merupakan izin terbang tambahan untuk melengkapi CPL. Setelah mendapatkan CPL, pilot bisa melanjutkan jam terbangnya selama 20 jam untuk mendapatkan lisensi ini. Izin ini bisa digunakan untuk menerbangkan pesawat baik siang maupun malam hari dan dalam keadaan cuaca tidak baik. Misalnya kabut, mendung atau mengganggu penglihatan.

  1. MER (Multi-Engine Rating)

Merupakan izin terbang untuk menerbangkan pesawat bermesin ganda atau mesin banyak. Didapatkan ketika sudah berhasil mendapatkan lisensi sebelumnya. Pesawat mesin ganda memang lebih beresiko, karena kinerja mesinnya harus seimbang. Pilot yang sudah memegang lisensi ini bisa bekerja menjadi instruktur.

Mengetahui jenis lisensi yang ada dalam dunia penerbangan memang penting. Karena erat kaitannya dengan lowongan kerja pilot. Terutama pilot yang bekerja di maskapai penerbangan dan membawa pilot komersil dengan banyak penumpang.

Pekerjaan lain yang ada di bandara

Selain pilot, ada beragam macam profesi yang erat kaitannya dengan lowongan kerja teknik penerbangan. Semua profesi ini saling berkaitan satu sama lain. Profesi-profesi tersebut adalah:

  1. Pilot: bertugas untuk menerbangkan pesawat, baik penerbangan sipil maupun militer. Profesi inilah yang bertanggung jawab dari mulai take-off, selama di udara hingga pesawat mendarat.
  2. Flight attendant/pramugari: bertugas untuk membantu keperluan penumpang selama di pesawat. Pramugari jugalah yang mendampingi penumpang agar selalu merasa aman. Saat pesawat berada dalam kondisi darurat, pramugari juga harus mengarahkan penumpang agar mengikuti prosedur keamanan.
  3. ATC (Air Traffic Controller): polisi lalu lintas udara. Bertugas untuk mengatur lalu lintas pesawat dengan memperhatikan pergerakan pesawat melalui radar dan memberikan informasi atau instruksi kepada pilot berupa komunikasi suara atau data.
  4. AME (Aircraft Maintenance Engineer): bertugas menjaga status airwhothinees (layak terbang). Sebelum pesawat beroperasi, AME harus memeriksa kondisi pesawat layak terbang atau tidak. Semua pekerjaan harus dicatat di aircraft maintenance log book.
  5. FOO (Flight Operation Officer): atau captain on groud. Merupakan personel berlisensi yang mengoperasikan pesawat terutama penerbangan yang berjadwal yang mengatur penerbangan dari darat.
  6. Marshaller: bertugas memberikan komando pesawat terbang untuk memarkirkan pesawat di landasan pacu. Harus memberikan tanda yang benar, tepat dan tidak boleh lengah sedikit pun.
  7. Check in counter: tempat melapor penumpang yang ingin menggunakan jasa penerbangan.

Jenjang karir dan perkiraan gaji pilot

Lowongan kerja di penerbangan sebagai pilot memang sangat diminati. Apalagi pengalaman dan gaji yang ditawarkan sangat menggiurkan. Untuk catatan saja, gaji pilot dengan jenjang karir awal saja bisa mencapai belasan hingga puluhan juta. Pilot memiliki tiga jenjang karirnya sendiri.

Yang pertama adalah second officer, dengan perkiraan gaji sebesar 15 hingga 20 juta perbulan. Yang kedua adalah first officer yang bertugas sebagai pendamping kapten dan bisa bertugas menggantikan kapten jika berhalangan hadir. Perkiraan gaji yang diterima first officer adalah 40-45 juta perbulannya. Yang ketiga adalah kapten pilot dengan gaji bisa mencapai 70 juta perbulannya. Namun itu semua harus dibekali dengan keahlian, pengalaman, jam terbang dan juga lisensi yang dimiliki.

Berbicara mengenai kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh seorang pilot, ada beberapa hal penting yang membuat maskapai penerbangan merekrut calon pilot untuk bekerja dengan mereka. Yang pertama tentu saja keterampilan megemudikan pesawat. Yang kedua adalah kemampuan mengambil keputusan yang baik, misalnya ketika adanya masalah dan pilot harus melakukan pendaratan darurat guna menyelamatkan penumpang.

Yang ketiga adalah kecerdasan emosional, bila pilot mudah marah dan tidak bisa mengendalikan emosinya, bukan tidak mungkin justru akan membahayakan penumpang. Lalu harus sehat secara fisik dan mental serta bebas dari obat-obatan terlarang. Semua persyaratan inilah yang harus dimiliki jika anda berminat pada lowongan kerja penerbangan khususnya profesi pilot.